5 Cara Kecerdasan Buatan Meningkatkan Otomasi Pemasaran

Kita secara resmi hidup di era kecerdasan buatan. Teknologi luar biasa ini memprogram komputer untuk melakukan tugas dengan kecerdasan manusia dan digunakan di segala bidang. Penjualan dan pemasaran zijn niet vrijgesteld. 36% van de marketeers verwacht zelfs dat kunstmatige intelligentie de marketingprestaties aanzienlijk zal beïnvloeden. AI en zijn subsets – met name machine learning – worden geïntegreerd in tal van oplossingen en zorgen voor enorme verbeteringen. Als gevolg hiervan hebben we meer geavanceerde software, waaronder AI-aangedreven marketingautomatisering.

APAKAH OTOMASI PEMASARAN DAN KECERDASAN BUATAN MENJADI SAMEN?

Otomatisasi pemasaran adalah teknologi yang secara otomatis melakukan tugas dan alur kerja pemasaran. Mengotomatiskan proses pemasaran telah meningkatkan produktivitas, penjualan, perolehan prospek, konversi, dan beberapa KPI utama untuk mengukur kesuksesan secara signifikan. Tenaga pemasaran dan penjualan lebih produktif dan pelanggan menerima layanan yang lebih baik. Namun, selalu ada ruang untuk perbaikan, itulah yang ditawarkan oleh otomasi pemasaran bertenaga AI.

Secara individual, otomatisasi pemasaran dan kecerdasan buatan dapat melakukan tugas di luar kemampuan manusia. Otomatisasi pemasaran menangani tugas berulang tanpa kendala kesalahan manusia. Di sisi lain, kecerdasan buatan dapat memproses data rawa dengan kecepatan manusia super. Mengintegrasikan satu sama lain dan menghasilkan teknologi yang sangat kuat yang dapat merevolusi pemasaran dan penjualan.

OTOMASI PEMASARAN BERTENAGA AI: BAGAIMANA KECERDASAN BUATAN MENINGKATKAN OTOMASI PEMASARAN?

Menurut McKinsey Global Institute, AI akan menghasilkan antara $ 1,4 – 2,6 triliun dengan memecahkan masalah penjualan dan pemasaran. Stat ini menunjukkan potensi otomatisasi pemasaran bertenaga AI. Berikut adalah lima cara AI meningkatkan otomasi pemasaran.

ANALISIS DAN PELAPORAN LANJUTAN

AI telah mendapatkan keunggulan dalam pemrosesan data, khususnya data besar-analisis. Ini berarti dapat menghasilkan wawasan yang kaya dan dapat ditindaklanjuti untuk pengambilan keputusan yang lebih strategis. Hasilnya, AI dapat mengidentifikasi pola unik dalam database dan mengelompokkan pelanggan dengan lebih efisien. AI juga dapat mengukur kinerja kampanye pemasaran terhadap KPI tertentu dan menghasilkan laporan yang komprehensif.

Pemrosesan Bahasa Alami, bagian dari AI, dapat memahami dan menafsirkan teks dan kata-kata yang diucapkan. Oleh karena itu, ini dapat membantu mengisi kesenjangan komunikasi antara pelanggan dan karyawan. Misalnya, analisis sentimen dapat memproses kata dan teks untuk sentimen – positif, negatif, atau netral – di belakangnya.

KAMPANYE PEMASARAN YANG LEBIH BAIK

Otomatisasi pemasaran yang didukung AI dapat membantu membuat dan menjalankan kampanye pemasaran yang lebih baik. Ini dimungkinkan melalui segmentasi pelanggan yang lebih berwawasan yang menghasilkan lebih banyak kelompok unik. Pemasar yang ingin menjalankan kampanye dinamis juga dapat menggunakan kekuatan AI. Kecerdasan Buatan mendeteksi perubahan waktu nyata dalam data yang dapat digunakan pemasar untuk menyesuaikan kampanye mereka. Selain itu, algoritme AI dapat memberikan rekomendasi konten dan produk untuk mendorong lebih banyak konversi.

HIPERSONALISASI

Personalisasi terkadang menjadi tantangan saat mengotomatiskan proses pemasaran. Namun, tidak ada yang tidak bisa dipecahkan oleh pemasaran bertenaga AI. AI dapat memberikan hiper-personalisasi dengan fitur aksi terbaik kedua. Setelah pemasar membuat beberapa kampanye pemasaran, AI dapat dengan cepat memutuskan mana yang paling cocok untuk setiap pelanggan. Model AI memiliki pemahaman yang lebih baik tentang preferensi pelanggan, memungkinkan mereka membuat keputusan yang lebih baik. Mengingat hal ini, mereka juga dapat membuat rekomendasi yang lebih relevan untuk setiap pelanggan. Terakhir, AI dapat memberdayakan chatbot untuk menghadirkan interaksi yang dipersonalisasi yang beresonansi dengan pelanggan.

PENGALAMAN PELANGGAN YANG KAYA

Otomatisasi pemasaran yang didukung AI memperkaya pengalaman pelanggan dalam banyak hal. Selain segmentasi, personalisasi, dan kampanye dinamis, model AI dapat mempercepat waktu respons. Menurut HubSpot, 82% mengharapkan pelanggan menjawab pertanyaan penjualan atau pemasaran mereka dalam waktu sepuluh menit. AI tidak hanya dapat membantu memenuhi persyaratan waktu, tetapi juga melakukannya dengan pesan yang dipersonalisasi. Selain itu, algoritme pengoptimalan waktu pengiriman AI dapat menganalisis pola individu dan menentukan waktu terbaik untuk mengirimkannya melalui email. Semua kasus penggunaan AI ini membantu menciptakan pengalaman yang dinikmati pelanggan.

PENILAIAN LED YANG LEBIH BAIK

Marketeers dan tenaga penjualan mengetahui pentingnya mendeteksi prospek panas. Oleh karena itu, skor prospek merupakan bagian integral dari pendapatan penjualan dan algoritme prediksi AI dapat mengidentifikasi prospek yang berkualitas dengan lebih baik. Model dapat mencari dan menganalisis data besar pada tingkat lanjut untuk mendeteksi seberapa siap prospek untuk melakukan pembelian. Selain itu, pembelajaran mesin dapat melacak perilaku dan menggunakan informasi ini untuk menilai prospek. Akibatnya, KPI perilaku seperti rasio buka email, rasio klik-tayang, halaman web yang dikunjungi, dll., diperhitungkan dalam proses kualifikasi prospek. Oleh karena itu, ini memperkenalkan sistem penilaian yang lebih efisien dan menginspirasi keputusan yang lebih baik.

Pada dasarnya, bertenaga AI otomatisasi pemasaran adalah masa kini dan masa depan pemasaran. Integrasi dengan cepat menghilangkan kekurangan pemasaran otomatis dan memungkinkan tim memberikan kinerja tinggi. Oleh karena itu, ini merupakan peningkatan yang terbayar dengan sendirinya dalam pendapatan dan ROI, menjadikannya layak untuk diinvestasikan.

07-01-202318:42:44+01:00
Pergi ke Atas